Magnet rezzeki
Ilmu belum di ketahui oleh orang banyak lihat baca dan pelajari kalau ini memang sangat penting dan benar" perduli dengan impian masa depan keluarga kunjungi web komunitas saya di bawah ini Semoga anda suka dengan tulisan yang sederhana ini www.mekanismesuksesotomatis.com/ilmubarokah
Sabtu, 31 Agustus 2019
PENSIUN BERTANYA
Sejak pagi tadi tak henti-hentinya hape ini berdering, panggilan masuk. Bisa ketebak bahwa nasabah pensiunan yang sedang melakukan panggilan. Tgl 24 Mei 2019 adalah hari istimewa karena ada edaran bahwa gaji 14 atau THR akan turun. Tidak jauh dari berita itu pertanyaan mereka. Bahkan jauh jauh hari tidak hentinya mereka bertanya, Pak kapan THR cair? Pak nanti langsung masuk tabungan kan? Saya maklumi karena itulah yang mereka harapkan. THR itu kata sebagian dari mereka untuk belikan cucu baju baru. Saya bertanya heran, kan ada orang tuanya pak/bu? Sebagian menjawab karena senang melihat cucunya senang, sebagian lagi berkata bahwa anaknya belum mampu jadi saya yg belikan keperluan lebaran nanti. Tidak sedikit pula uang THR itu untuk melunasi hutang di luaran sana. Ada pula yang untuk memperbaiki rumah. THR tinggal nama saja, toh habis juga tak tersisa.
Pelik sekali kehidupan pensiunan ini. Saya tau betul karena betinteraksi dengan mereka lebih dari 3 tahun. Siklus kehidupannya, keperluaannya, kesusahannya, kebahagiaannya. Permasalahan keuangan yang tak kunjung usai. Tidak lebih dari 5% dari mereka yang gajinya masih utuh. Kami para analis khusus pensiunan dan PNS sering membicarakan ini. Nongkrong bareng membicarakan solusi. Kadang juga sering terucap kata, apa iya nanti kita jadi seperti mereka pensiunan. Nah disinilah saya bisa masuk, mulai bicara tentang kecerdasan finansial, soft banget deh.
Tugas mereka, pensiunan membiayai putra putrinya tidak kunjung usai, mulai dari pendidikannya sampai kuliah, kalau gak ngutang dapat dari mana? 5 tahun saya mendengar kalimat ini terus menerus dari lisan mereka. Ngutang itu memperpanjang umur, kata mereka seperti kesepakatan umum. Setelah selesai pendidikannya melangkahlah kepada biaya menikahkan anak. Tidak murah, mahal tidaknya biasanya ditentukan pada jabatan apa dia dulu. Beda staf beda pula Kepala Dinas, tentu makin mewah. Seperti tak pernah usai, cucunya seringkali menjadi tanggungan pensiunan dengan kebutuhan yang beragam. Kebanyakan dari mereka yang tidak utuh gajinya, mereka nyambi bekerja lagi. Ada yang berdagang, ada yang jadi petani, ada yang jadi satpam, ada yang jadi LSM dan berbagai profesi lainnya. Namun tidak semua yang seperti itu, ada juga 5% dari mereka yang bersih gajinya dari pinjaman. Siapa mereka? Mereka adalah pensiunan yang selesai dengan kebutuhan anaknya dan rumahnya.
Semakin membingungkan sebenarnya. Dengan keadaan seperti itu, mengapa banyak orang yang memperebutkannya? Bahkan ada yang berani bayar mahal untuk masuk dalam jajarannya agar mendapatkan gaji pensiun nantinya. Ternyata masih banyak orang di luar sana yang membutuhkan bantuan kita. Membantu memberikan pengertian tentang kecerdasan finansial. Apa itu pasive income? Bagaimana mempersiapkan masa depan. Kerja itu hanya bisa sementara lho. Dalam waktu 2 - 5 tahun kita bisa dapatkan pasive income Rp. 100.000.000. Entah apa yang menjadi pilihan anda sebagai pembaca? Selalu lebih bijak ketika memilih yang terbaik untuk masa depan. Masa depan siapa? Masa depan keluarga anda. Semangat. Apa yang anda pilih saat ini adalah pilihan yang paling tepat. Anda pasti bisa hanya perlu terbiasa. Anda pasti bisa karena anda terpilih.
_Semoga Hidup Makin Berkah Berlimpah Bahagia._
RichAnton
Sumenep, 24/5/19. 19:37
Go Founders Crown Ambassador
👑👑👑👑👑👑👑👑👑
Selasa, 20 Agustus 2019
GRATIS BIMBINGAN CERDAS FINANSIAL
Ada peribahasa mengatakan;
Gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang, manusia mati meninggalkan nama.
Boleh saya bertanya?
Apakah anda ingat siapa nama kakek buyut anda?
Bagaimana mereka hidup?
Sebagai apa mereka di masyarakat?
Kalau ada yg tau, itu bagus. Namun sebagian besar tidak bisa menjawab pertanyaan di atas, itu wajar. Hampir semua orang seperti itu.
Tahukah anda dengan Umar bin Abdul Aziz? Seorang Khalifah dari Bani Umayyah. Kalau diruntut nasabnya sampai pada Khalifah Umar bin Khattab. Sebagian dari kita mengenal namanya, nama baiknya tercatat dalam sejarah sebagai Khalifah yg luar biasa hebat. Diriwayatkan dalam sejarah bahwa keadaan rakyat pada saat itu sangatlah makmur, sampai sampai tidak ada satupun dari rakyatnya yg masuk dalam kategori penerima zakat karena mereka hidup di atas rata-rata. Ya begitulah keadaan saat itu.
Di masa yg jauh berbeda kita mengenal Jack Ma. Sosok pengusaha yg saat ini menjadi inspirasi bagi kalangan milineal. Anda kira Jack Ma berasal dari kaum kaya? Oh tidak. Jack Ma kecil, sangat miskin. Selain miskin Jack Ma pun sering mendapatkan kegagalan. Dia gagal masuk Harvard university sebanyak 10 kali. Ditolak melamar pekerjaan sebanyak 30 kali. Hingga pada suatu saat dia mempunyai ide tentang internet. Tentu anda tau bagaimana Alibaba saat ini merajai situs belanja online. Semua orang mengikutinya saat ini. JackMa pernah berkata : _Kalau anda miskin, motivasi anda seperti kentut bagi orang lain, namun ketika anda kaya raya .. kentut pun seperti motivasi._
Hidup ini pilihan. Anda bisa menentukan bagaimana hidup anda ke depan. Bagaimana anda dikenang oleh masyarakat dan anak cucu anda. Anda boleh hidup biasa saja. Anda pun dapat dengan santai memilih hidup bahagia dan kaya raya.
Saat ini kita semua berada di kuadran kanan dengan mengerjakan bisnis Amway dengan sistem KCFS/MSO. Bisnis yang terbukti membuat banyak orang kaya raya untuk kemudian dermawan, membantu banyak orang, membahagiakan keluarga nya. Mereka para Diamond, Crown Ambassador dan Founders Crown Ambassador menjadi kebanggaan keluarga. Sosok yang kata katanya adalah motivasi. Sosok yg sikapnya menjadi inspirasi. Sosok yg vibrasinya membangkitkan semangat sekeliling nya.
*Anda bebas menjadi apa dan memilih seperti apa. Namun selalu menjadi lebih baik dan bijaksana untuk memilih menjadi bahagia, kaya raya dan menginspirasi banyak orang.*
_Selamat menjadi sejarah bagi keluarga anda. Menjadi yang pertama di keluarga anda._
Semoga Hidup Makin Berkah, Berlimpah, Bahagia.
RichAnton
www.plafondrejeki.com
Senin, 19 Agustus 2019
www.plafondrejeki.com/ilmubarokah
EVER STOP LEARNING
Sebagaimana dr. Sigit Setyawadi, SpOG sampaikan bahwa bisnis Amway adalah bisnis Kepemimpinan. Di sini kita belajar untuk menjadi pemimpin. Besarnya bisnis anda setingkat dengan kepemimpinan anda begitu kata dr. Sigit.
Seorang pemimpin adalah orang yang sudah terlebih dahulu berhasil memimpin dirinya.
Kepemimpinan pertama-tama adalah tentang sikap, baru keterampilan. Orang menanggapi pemimpin yang menginspirasi rasa percaya dan rasa hormat daripada keahlian yang mereka miliki (Dale Carnegie, Leadership Mastery). Mengenai rasa hormat dan menginspirasi ini, kita bisa belajar kepada dr. Sigit.
Saya mau belajar jadi pemimpin karena itu salah satu cara membesar di bisnis Amway. Saya yakin, anda pun setuju.
Bapak dan Ibu Founders Crown Ambassador. Mari berlatih menjadi pemimpin. Seperti halnya Dale Carnegie sampaikan bahwa kepemimpinan adalah tentang sikap. Maka dari itu, Berlatihlah untuk menghargai semua orang. Berlatihlah dengan serius sampai anda tidak sadar ada perubahan dalam diri anda.
Berlatihlah untuk memuji orang dengan tulus, ya dengan tulus. Fokus pada kelebihannya. Setiap manusia memang punya kekurangan namun juga banyak kelebihan, fokuslah pada kelebihannya. Berlatihlah dengan serius sampai anda tidak sadar bahwa ada perubahan baik dalam diri.
Berlatihlah untuk tidak mengkritik orang lain. Ketika ada keinginan untuk mengkritik, segera tutup mulut, alihkan pada kebaikan yang orang itu lakukan pada kita. Ungkit kebaikannya, ingat betapa baiknya dia. Selalu ada hal baik dalam setiap diri orang. Berlatihlah dengan serius sampai anda tidak sadar ada perubahan baik dalam diri anda.
Selamat berlatih menjadi pemimpin. Inilah saatnya. Sekarang saat yang tepat bagi anda untuk berlatih. Anda pasti bisa, hanya perlu terbiasa. Anda pasti bisa karena anda terpilih.
_Semoga Hidup Makin Berkah Berlimpah Bahagia._
Senin, 05 Juni 2017
(Bukan) Bernalar, (Tapi) Berakal
Konsep dan pengertian tentang sesuatu adalah hasil penalaran berpikir berbasiskan pengamatan inderawi (observasi empirik). Pola pemahaman berdasarkan pengamatan kejadian sejenis membentuk proposisi–proposisi; dan berdasarkan sejumlah proposisi yang diketahui atau dianggap benar, lantas orang menyimpulkan sebuah “teorema baru” yang sebelumnya tidak diketahui. Siklus ini disebut proses menalar.
Me(makai)-nalar identik dengan memanfaatkan jejak probabilitas kejadian masa lalu, sebaliknya mencari akal adalah mengundang posibilitas masa depan. Kesuksesan selalu hal baru, tak pernah berulang; dan merupakan produk akal. Sedang pengulangan sukses tetaplah pengulangan, mudah disampaikan sebagai cerita tentang “peng-alam-an”; dan merupakan produk nalar. Dua cerita berikut menunjukkan beda antara bernalar dan berakal.
Nalar dan Akal
Suatu hari, Bernasdus, seorang anak berumur empat tahun, bermain vas bunga porselin yang sangat disakralkan oleh kedua orangtuanya, mengingat benda itu warisan kakek buyut Bernasdus. Kejadian dimulai ketika Bernasdus telanjur memasukkan tangan kanannya ke dalam vas dan tidak dapat menarik kembali keluar dari lubang vas. Ayahnya berusaha keras menolongnya, namun sia-sia karena tangan Bernasdus tetap terpasung di lubang vas. Muncullah konflik dalam diri sang ayah, yakni a
... baca selengkapnya di (Bukan) Bernalar, (Tapi) Berakal Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Kamis, 01 Juni 2017
Kho Ping Hoo - BKS#05 - Istana Pulau Es
Seri : Bu Kek Siansu #05
Karya : Asmaraman S Kho Ping Hoo
Kebiasaan lama (tradisi) yang dilanggar akan menimbulkan kutuk dan malapetaka bagi si pelanggar, demikian pendapat kuno. Padahal hakekatnya, semua itu tergantung daripada kepercayaan. Bagi yang percaya mungkin saja pelanggaran akan dihubungkan dengan sebab terjadinya suatu halangan. Sebaliknya bagi yang tidak percaya, juga tidak apa-apa dan andaikata terjadi suatu halangan, hal ini dianggap terpisah dan tidak ada hubungannya dengan pelanggaran tradisi.
Betapapun juga, apa yang terjadi di Khitan, yang menimpa Kerajaan Khitan oleh semua rakyatnya dianggap sebagai kutuk para dewata oleh karena dosa besar yang telah dilakukan oleh Sang Ratu mereka! Kerajaan Khitan mengalami kemerosotan hebat sekali. Musim dingin amat lama dan hebat menimpa kerajaan ini, hasil buruan amat kurang, hasil cocok tanam buruk, penyakit menular, wabah yang aneh-aneh menimpa rakyat Khitan dan semua ini diperburuk dengan bentrokan-bentrokan, yang timbul di antara Para bangsawan sendiri yang memperebutkan kedudukan, di antara rakyat sendiri yang keadaannya amat miskin, dan perselisihan dengan suku bangsa lain karena memperebutkan air dgn daerah subur!
Semua ini adalah kutukan dewa! Demikian anggapan kaum tua di Khitan. Terkutuk oleh dewa karena pelanggaran hebat yang dilakukan oleh Sang Ratu Yalina, yaitu ibunda Raja Tali
... baca selengkapnya di Kho Ping Hoo - BKS#05 - Istana Pulau Es Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Selasa, 16 Mei 2017
The Power of Kepepet
Tomi adalah seorang pegawai kantoran yang sedang bernasib apes. Kantornya yang hampir bangkrut melakukan rasionalisasi pegawai. Ia ikut terkena pemutusan hubungan kerja. Padahal, ia merasa di perusahaan itu sudah sangat nyaman. Apa daya. Ia harus jadi pengangguran lagi. Ia pun tak tahu harus ke mana mencari pekerjaan. Sebab, ia hanya lulusan SMA. Yang sarjana saja susah cari pekerjaan, apalagi dirinya yang hanya sekolah SMA, begitu pikirnya.
Di rumah, ia harus menanggung hidup dua anak dan seorang istri. Meski istrinya berjualan sayuran untuk membantu menambah penghasilan, jumlahnya tak cukup. Anaknya sudah sekolah SD. Mereka butuh makan dan butuh biaya sekolah yang tak sedikit. Tomi pun kebingungan. Sebab, pesangon yang diberikan perusahaan jumlahnya hanya cukup untuk hidup tiga bulan.
Karena tak kunjung mendapat pekerjaan pengganti, ia pun hampir putus asa. Di tengah kebingungannya itu, ia melihat istrinya justru makin banyak mendapat pelanggan. Masakan yang dibuat istrinya rupanya banyak yang suka. Di tengah kegelisahan itu, Tomi pun mendapat ide.
“Bu, bagaimana kalau mulai besok kamu jualan gudeg saja?”
“Memangnya kenapa Mas?”
“Kamu dulu pernah masakin aku gudeg enak sekali.
... baca selengkapnya di The Power of Kepepet Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Sabtu, 06 Mei 2017
Malaikat Pun Menangis Ayah
Sang fajar mulai bangun dari peraduannya, kicauan burung pun mulai terdengar saling bersahutan. Para ayam jantan sudah mulai bertengger dan berkokok dengan suara nyaring mereka untuk menandakan bahwa hari baru telah tiba. Perlahan para petani sudah mulai turun ke sawah mereka, dan beberapa pedagang sudah bersiap dengan dagangan mereka yang akan mereka bawa ke pasar. Tak mereka rasakan dinginnya bayu pagi yang semakin menusuk tulang rusuk mereka, yang sebenarnya usia mereka sudah terbilang cukup senja untuk bekerja. Tapi mereka tak merasakan itu semua karena mereka hanya berharap hari ini mereka bisa makan meski hanya dengan sesuap nasi saja.
Hanya bermodal sepeda tua seorang lelaki paruh baya mencari rizki di pasar yang biasa ia datangi. Dengan kayuhan sepeda yang perlahan lelaki itu menekuni pekerjaannya yang ia anggap sudah menjadi kewajibannya. Selama pekerjaan itu halal, ia akan terus menjalaninya hanya untuk anaknya yang berusia 5 tahun.
Dia adalah pak Rahmat, ia adalah seorang lelaki tua yang hidup di sebuah gubuk tua, bersama anak satu-satunya, Nesya. Semenjak kepergian istrinya setelah kelahiran Nesya, pak Rahmat hidup hanya dengan Nesya. Bagi pak Rahmat, Nesya adalah malaikat kecil yang akan menjadi obat jerih payahnya di masa senja pak Rahmat kelak. Dengan penuh rasa ikhlas pak Rahmat jalani puluhan meter jalan berbatu yang terjal, bermandikan kerin
... baca selengkapnya di Malaikat Pun Menangis Ayah Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
